RESPON CEPAT ARAHAN DIRJENPAS, LAPAS MALANG GANDENG BRMP KEMENTAN KEMBANGKAN KEDELAI DI SAE L'SIMA

Diposting oleh : Humas 26 Jun 2026 Dilihat: 7

Malang - Komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan terus diwujudkan melalui penguatan berbagai komoditas strategis nasional, salah satunya kedelai. Sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda tersebut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi mengarahkan optimalisasi lahan produktif di lingkungan Pemasyarakatan agar mampu berkontribusi dalam pengembangan komoditas pangan. Menindaklanjuti arahan tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang bergerak cepat menyusun langkah strategis dengan mengoptimalkan potensi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L'SIMA Ngajum sebagai kawasan pengembangan budidaya kedelai. Langkah ini menjadi wujud komitmen Lapas Malang dalam mendukung Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan berbasis ketahanan pangan. Kesigapan tersebut menunjukkan bagaimana kebijakan nasional diterjemahkan menjadi aksi nyata hingga tingkat satuan kerja.


Sehari setelah arahan tersebut diterima, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, meninjau langsung kawasan SAE L'SIMA Ngajum untuk melihat kesiapan lahan yang berpotensi dikembangkan sebagai area budidaya kedelai. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kawasan pertanian, fasilitas pendukung, hingga hamparan lahan yang masih dapat dioptimalkan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembahasan mengenai strategi pemanfaatan lahan agar pengembangannya berjalan efektif dan berkelanjutan. Hasil peninjauan menjadi pijakan awal bagi Lapas Malang untuk segera menyusun langkah teknis sekaligus membangun kolaborasi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang pertanian. Dengan demikian, rencana pengembangan tidak hanya berorientasi pada perluasan lahan tanam, tetapi juga didukung oleh pendampingan dan penerapan teknologi yang tepat.


Komitmen tersebut langsung diwujudkan pada Kamis (25/06) melalui audiensi Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, bersama jajaran Bidang Kegiatan Kerja dengan Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian di Kota Malang. Dalam pertemuan tersebut, Kalapas memaparkan potensi SAE L'SIMA Ngajum sekaligus menjajaki kerja sama dalam pengembangan budidaya kedelai melalui penyediaan varietas unggul, pelatihan, serta pendampingan teknis bagi petugas dan warga binaan. "Kami ingin setiap arahan pimpinan segera diwujudkan melalui langkah yang terukur dan kolaboratif. Sinergi dengan BRMP menjadi fondasi penting agar pengembangan budidaya kedelai di SAE L'SIMA berjalan sesuai kaidah pertanian modern, sekaligus memberikan keterampilan yang bernilai bagi warga binaan," ujar Christo.


Beliau menambahkan bahwa pembinaan kemandirian harus terus berkembang mengikuti kebutuhan nasional sehingga hasilnya tidak hanya produktif, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.Audiensi tersebut menghasilkan komitmen awal antara kedua instansi untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas kedelai di SAE L'SIMA Ngajum. BRMP menyatakan kesiapan memberikan pendampingan teknis, mulai dari identifikasi lahan, rekomendasi varietas unggul, hingga pelatihan budidaya dan pengolahan hasil panen. Sebagai tindak lanjut, tim BRMP dijadwalkan melakukan kunjungan ke SAE L'SIMA Ngajum pada Senin (29/06) guna meninjau langsung kondisi lapangan dan menyusun langkah implementasi yang paling sesuai. Rangkaian langkah yang dilakukan hanya dalam kurun waktu beberapa hari tersebut menjadi gambaran nyata respons cepat Lapas Kelas I Malang dalam menerjemahkan arahan pimpinan ke dalam program yang terencana dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas kementerian ini, SAE L'SIMA Ngajum diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembinaan kemandirian berbasis pertanian yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mencetak warga binaan yang memiliki kompetensi dan daya saing di bidang agribisnis.



Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak #Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak #ayoberubah #sorryguebeda #inirumahkita #LSIMApastimelayani @christo.toar

BERITA

RESPON CEPAT ARAHAN DIRJENPAS, LAPAS MALANG GANDENG BRMP KEMENTAN KEMBANGKAN KEDELAI DI SAE L'SIMA

Malang - Komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan terus diwujudkan melalui penguatan...

Selengkapnya

BERITA

TEMPA INTEGRITAS DAN JIWA KORSA L’SIMA GELAR PEMBARETAN PNS PEMASYARAKATAN TAHUN 2024#IMPREXXIVE



Malang - Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang menggelar kegiatan Pembaretan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan Tahun 2024 s...

Selengkapnya

BERITA

KAKANWIL DITJENPAS JATIM TINJAU SAE L'SIMA NGAJUM, DORONG OPTIMALISASI POTENSI BESAR KETAHANAN PANGAN

MALANG – Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali, melakukan kunjungan kerja ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L'SIMA Ngajum, Rabu (...

Selengkapnya

BERITA

3 KUNCI PEMASYARAKATAN AMAN

Pemasyarakatan yang aman tidak hanya ditentukan oleh sistem dan sarana yang memadai, tetapi juga berawal dari komitmen seluruh jajaran untuk menjal...

Selengkapnya

BERITA

LAPAS MALANG PASTIKAN PENUGASAN TAMPING SESUAI KUALIFIKASI MELALUI SIDANG TPP DAN EVALUASI BERKALA

Malang – Lapas Kelas I Malang melakukan percepatan peninjauan kembali terhadap 68 warga binaan yang ditetapkan sebagai tamping melalui pelaksanaan...

Selengkapnya

BERITA

TERIMA DUKUNGAN DARI KAU NGAJUM, PEMBINAAN KEMANDIRIAN DAN KEPRIBADIAN DAPAT SELARAS DIJALANKAN



Malang – Warga binaan yang menjalani program pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum kembali memperoleh...

Selengkapnya
blog

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari

Facebook

Ikuti Kami

Instragram

Ikuti Kami

Twitter

Ikuti Kami

Youtube

Ikuti Kami