MALANG – Sebanyak 21 warga binaan pekerja brandgang atau pekerja lahan pertanian di lingkungan Lapas Kelas I Malang menerima premi berupa buku tabungan yang diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Malang, Christo Victor Nixon Toar, Sabtu (24/10). Penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan kontribusi warga binaan dalam mendukung kegiatan pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan terima kasih kepada seluruh pekerja yang telah menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan turut menjaga produktivitas lahan pertanian. “Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kontribusi teman-teman semua. Teman-teman tidak hanya mengikuti pembinaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menggerakkan ketahanan pangan di lingkungan Lapas Malang. Apa yang dikerjakan setiap hari memberikan manfaat nyata dan hasilnya bisa dirasakan bersama,” ungkapnya.
Produktivitas lahan pertanian brandgang selama ini turut mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dapur Lapas Malang. Berbagai komoditas telah dihasilkan, mulai dari kangkung, sawi, tomat, hingga jagung yang pada awal Oktober lalu berhasil dipanen sebanyak tujuh kuintal. Hasil pertanian tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran keterampilan dan pembentukan etos kerja bagi warga binaan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi melalui pemanfaatan hasil panen dan penjualannya. Sebagian hasil penjualan disetorkan kepada negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sementara sebagian lainnya dialokasikan sebagai premi bagi warga binaan pekerja. Mekanisme ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi mereka sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas, baik bagi penyelenggaraan pemasyarakatan maupun bagi warga binaan yang terlibat langsung di dalamnya.
Kepada para penerima premi, Christo berpesan agar uang yang diperoleh dimanfaatkan secara bijak dan menjadi bekal untuk mempersiapkan kehidupan setelah menjalani masa pidana. Ia mendorong warga binaan untuk membiasakan diri mengelola penghasilan, menyisihkan sebagian uang, serta tidak menghabiskannya untuk kebutuhan yang kurang bermanfaat. “Manfaatkan premi ini dengan sebaik-baiknya. Kalau bisa, jangan langsung dihabiskan, tetapi ditabung agar nanti bisa digunakan ketika kalian bebas atau saat menjalani asimilasi di luar. Hasil kerja keras hari ini mudah-mudahan menjadi bekal untuk memulai kehidupan yang lebih baik ke depannya,” pesannya. Penyerahan premi yang disaksikan para pejabat eselon III Lapas Malang ini diharapkan semakin memotivasi warga binaan untuk bekerja secara produktif, bertanggung jawab, dan terus mengembangkan keterampilan sebagai bekal membangun kemandirian.
Bekerja, Bergerak – Berdampak!
#2TahunGerakNyata
#inirumahkita#LSIMApastimelayani
#ayoberubah#sorryguebeda
MALANG – Kepala Lapas Malang, Christo Victor Nixon Toar, didampingi Kepala Ksetauan Pengamanan Lapas, Syaril Efendi, kembali menekankan pentingnya...
SelengkapnyaMALANG – Sebanyak 21 warga binaan pekerja brandgang atau pekerja lahan pertanian di lingkungan Lapas Kelas I Malang menerima...
SelengkapnyaMALANG – Sebanyak 98 warga binaan calon peserta program reedukasi mengikuti Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di halaman Museum Pendjara Low...
SelengkapnyaMALANG – Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kelas I Malang menggelar pelatihan pembuatan kue (bakery) bagi warga binaan selama ti...
SelengkapnyaMALANG – Percepatan program rehabilitasi dan reedukasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang berlanjut ke tahap asesmen oleh...
SelengkapnyaSIDOARJO – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, mendampingi pelaksanaan Entry Meeting dan Monitoring dan E...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari