Malang – Sebanyak 80 siswa kelas XI SMA Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) bersama 4 guru pendamping mengikuti kegiatan Social Outing di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L'SIMA Ngajum, Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (22/06) tersebut dikemas dalam bentuk talkshow edukatif yang memperkenalkan berbagai program pembinaan yang dijalankan di SAE L'SIMA. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan yang menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Selain itu, siswa juga memperoleh gambaran mengenai proses pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan dan karakter positif sebelum kembali ke masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang memberikan perspektif baru mengenai fungsi Pemasyarakatan kepada para pelajar.
Dalam sesi talkshow, petugas Lapas Kelas I Malang menjelaskan kehidupan warga binaan serta berbagai upaya pembinaan yang dilakukan untuk mendukung perubahan perilaku dan peningkatan kualitas diri. Para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjauhi perilaku yang melanggar hukum serta menjaga lingkungan pergaulan yang sehat. Kegiatan semakin menarik ketika warga binaan turut berbagi pengalaman hidup secara langsung di hadapan para peserta. Mereka menceritakan konsekuensi dari keputusan yang salah di masa lalu serta pentingnya memanfaatkan kesempatan kedua untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui sesi tanya jawab, para siswa secara aktif berdiskusi dengan petugas maupun warga binaan mengenai kehidupan di dalam Lapas dan proses pembinaan yang mereka jalani.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Malang, Asmuri, menyampaikan bahwa SAE L'SIMA tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan, tetapi juga menjadi media edukasi yang dapat memberikan pembelajaran berharga bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Beliau menjelaskan bahwa pengalaman yang dibagikan oleh warga binaan diharapkan mampu menjadi refleksi bagi para siswa agar lebih bijak dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masa depan. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa setiap pilihan dalam hidup memiliki konsekuensi. Kami berharap para siswa dapat mengambil hikmah dari pengalaman para warga binaan sehingga semakin termotivasi untuk menjauhi pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ujar beliau. Menurut beliau, pembinaan yang dilaksanakan di SAE L'SIMA merupakan wujud nyata upaya Pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan siap kembali ke masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran hukum sekaligus memperkenalkan berbagai program pembinaan yang dijalankan LapasMalang kepada kalangan pelajar.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak#ayoberubah#sorryguebeda#inirumahkita#LSIMApastimelayani@christo.toar
Malang – Sebanyak 80 siswa kelas XI SMA Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) bersama 4 guru pendamping mengi...
SelengkapnyaSegenap Keluarga Besar Lapas Kelas I Malang Mengucapkan
Selamat Ulang Tahun
Moch. Agung Bachtiar
Kepala Seksi Perawata...
SelengkapnyaMalang – Seluruh pegawai Lapas Kelas I Malang mulai mengikuti asesmen pegawai melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian...
SelengkapnyaKetua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto berikan apresiasi pengelolaan ketahanan pangan di Nusakambangan. Hal ini disampaikannya pada kunjungan kerj...
SelengkapnyaCilacap - Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi terhadap transformasi Kawasan Pemasyarakatan Nusakamb...
SelengkapnyaMalang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, kembali melanjutkan kegiatan kontrol dan monitoring ke blok...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari