Malang - Lapas Kelas I Malang melaksanakan razia kamar hunian di Blok Brawijaya yang merupakan blok tahanan usai pelaksanaan apel pagi(19/06). Berbeda dari pelaksanaan razia pada umumnya, kegiatan kali ini melibatkan Kalapas beserta jajaran staf dari berbagai bidang dan seksi yang sebelumnya mengikuti apel pagi dengan mengenakan seragam olahraga. Dengan dipimpin langsung oleh Kalapas, petugas melakukan pemeriksaan kamar hunian secara menyeluruh guna memastikan kondisi blok tetap aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Kegiatan berlangsung dengan tertib serta tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada para tahanan. Razia ini menjadi wujud keterlibatan seluruh unsur pegawai dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menyampaikan bahwa kegiatan razia tidak hanya menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh jajaran pengamanan, tetapi juga perlu melibatkan seluruh pegawai sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara terencana maupun insidentil guna memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Menurut beliau, kehadiran staf dalam kegiatan razia juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian seluruh pegawai terhadap kondisi blok hunian. “Razia tidak hanya menjadi tugas jajaran pengamanan. Seluruh pegawai harus memiliki kepedulian yang sama terhadap keamanan lapas. Karena itu kegiatan seperti ini akan sering kami lakukan, baik secara terencana maupun insidentil,” ujar beliau.
Selain untuk menjaga komitmen Zero HALINAR, razia juga dimaksudkan untuk menertibkan kondisi kamar hunian agar lebih mudah diawasi oleh petugas. Kalapas menegaskan bahwa saat ini tidak lagi diperbolehkan adanya rak maupun sekat-sekat yang dapat menghalangi pandangan petugas saat melakukan kontrol dan pemeriksaan kamar. Penataan kamar hunian yang lebih terbuka diharapkan dapat mendukung efektivitas pengawasan sekaligus meminimalisasi potensi penyimpanan barang-barang yang tidak semestinya. Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya poin pertama untuk Pemasyarakatan tentang pemberantasan narkoba dan scamming di Lapas dan Rutan. Melalui kegiatan yang melibatkan seluruh unsur pegawai, Lapas Malang terus memperkuat budaya kewaspadaan dan pengawasan demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari HALINAR.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak#ayoberubah#sorryguebeda#inirumahkita#LSIMApastimelayani@christo.toar
Malang-Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, Ming...
SelengkapnyaSegenap Keluarga Besar Lapas Kelas I Malang Mengucapkan
Selamat dan Sukses atas pelantikan sebagai Aparatur Sipil Negara
Ang...
SelengkapnyaMalang - Lapas Kelas I Malang melaksanakan razia kamar hunian di Blok Brawijaya yang merupakan blok tahanan usai pelaksanaan...
SelengkapnyaMalang - Lapas Kelas I Malang kembali membagikan hasil panen dari program pembinaan kemandirian kepada keluarga warga binaan...
SelengkapnyaMadiun - Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kalapas...
SelengkapnyaMalang - Sebanyak 88 warga binaan Lapas Kelas I Malang mengikuti Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dalam rangka pengusulan program integrasi...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari