MALANG – Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (UB) merampungkan rangkaian program pengabdian masyarakat di Lapas Kelas I Malang. Program tersebut merupakan kelanjutan dari pengalaman mereka selama menjalani magang dan diwujudkan melalui sejumlah proyek yang berfokus pada penguatan citra, promosi produk hasil pembinaan, pengembangan komunikasi pemasaran, serta perluasan kemitraan Lapas. Hasil pelaksanaan program selanjutnya diserahkan kepada Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, sebagai bentuk kontribusi dan keberlanjutan dari proses yang telah mereka jalani di Lapas Malang.
Mahasiswa Gladis Kinanthi H.P. mengembangkan program Social Media Marketing yang diarahkan pada penguatan promosi produk hasil pembinaan Giatja L’SIMA Store. Program ini mengembangkan strategi promosi melalui media sosial, katalog digital, video storytelling, serta kolaborasi dengan KOL atau influencer. Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan awareness, engagement, sekaligus memperkuat citra Lapas Malang sebagai institusi pembinaan yang produktif dan adaptif di era digital.
Sementara itu, Antony Caprio R. M. mengangkat Experiential & Live Marketing melalui strategi komunikasi pemasaran berbasis model AIDA. Program ini memadukan siaran interaktif melalui Live TikTok dengan aktivasi Car Free Day sebagai ruang untuk menghadirkan pengalaman langsung kepada masyarakat. Dengan memaksimalkan media sosial dan ruang publik, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal berbagai program pembinaan warga binaan yang produktif dan berkelanjutan, serta memperkuat pelayanan, komunikasi dan kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat.
Program berikutnya dikembangkan oleh Ardini Dyah P. melalui Marketing Communication, yang berfokus pada strategi komunikasi pemasaran organisasi dalam mendukung publikasi produk pembinaan warga binaan. Salah satu bentuk kegiatannya adalah pelatihan bagi pegawai yang dirancang untuk memperkuat kapasitas internal dalam pengelolaan unit usaha hasil pembinaan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tata buku yang lebih terstruktur serta penyusunan business plan, sehingga pengelolaan unit usaha dapat dilakukan secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Adapun Anindya Faisa P. W. mengembangkan program Relationship Marketing melalui pengembangan kemitraan dengan memanfaatkan modular pitch deck. Instrumen tersebut dirancang sebagai media komunikasi strategis untuk memetakan sekaligus menyampaikan potensi, legalitas, dan kapasitas operasional Bimbingan Kerja Lapas Kelas I Malang kepada calon mitra. Program ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola dan membangun jaringan kemitraan strategis dengan pelaku usaha sehingga potensi pembinaan dapat dikomunikasikan secara lebih profesional kepada pihak eksternal.
Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, mengapresiasi kontribusi keempat mahasiswa yang telah membawa pengalaman selama berada di Lapas ke dalam bentuk program yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembinaan. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi yang terbangun antara Universitas Brawijaya dan Lapas Kelas I Malang, khususnya dalam membuka ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus memberikan kontribusi nyata di lingkungan pemasyarakatan. “Terima kasih sudah datang, belajar, dan kemudian kembali memberikan sesuatu untuk Lapas. Apa yang sudah dibuat ini menjadi bagian dari proses kita untuk terus berkembang. Semoga kerja sama yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut dan melahirkan kontribusi-kontribusi lain yang memberikan manfaat, baik untuk pembinaan warga binaan maupun untuk pelayanan Lapas kepada masyarakat,” ujarnya.
Bersama Kemenimipas! Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak!
#ImipasSetahunBergerakBerdampak#inirumahkita#LSIMApastimelayani
#ayoberubah#sorryguebeda
MALANG – Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (UB) merampungkan rangkaian program pengabdian m...
SelengkapnyaMALANG – Pelaksanaan magang oleh lima Taruna Tingkat IV Jurusan Ilmu Pemasyarakatan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia di...
SelengkapnyaLapas Kelas I Malang mengucapkan selamat atas diraihnya penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 sebagai Terbaik I Kategori Lembaga...
SelengkapnyaMALANG – Komitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan membangun komunikasi yang terbuka dengan warga binaan kembali diperkuat Lembaga Pemasy...
SelengkapnyaMALANG – Lapas Kelas I Malang kembali menggelar razia gabungan dan tes urine bagi warga binaan pada Selasa malam (22/9). Berbeda dari pelaksanaan r...
SelengkapnyaMalang - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kelas I Malang melaksanakan pertemuan rutin bulan September, Sabtu (19/9). Pada kegiatan tersebut diaw...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari