Malang– Pengarahan kembali jajaran pengamanan Lapas Kelas I Malang digelar di Aula Museum Pendjara Lowokwaroe, Jumat (11/9). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Christo Victor Nixon Toar bersama jajaran kepala bidang dan diikuti seluruh petugas pengamanan, mulai dari regu pengamanan, Petugas Pengamana Pintu Utama (P2U), jajaran Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, hingga staf Kesatuan Pengamanan Lapas. Pengarahan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan kembali pemahaman dan komitmen jajaran dalam melaksanakan tugas, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan sesuai ketentuan dan tanggung jawab masing-masing.
Kalapas Christo Victor Nixon Toar menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan tugas, baik antarregu pengamanan maupun dengan seksi dan bidang lainnya. Menurutnya, keamanan tidak dapat berjalan sendiri karena setiap bagian memiliki peran yang saling berkaitan. Ia juga meminta seluruh petugas kembali memperkuat pemahaman terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tugas pokok masing-masing. “Kita perkuat lagi komunikasi, baik antar regu maupun dengan seksi dan bidang lain. SOP juga harus kembali kita pahami dan laksanakan dengan benar. Mari back to basic, pahami tugas dan tanggung jawab kita, kemudian jalankan dengan disiplin dan konsisten,” tegas Christo.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Sahril Efendi, menekankan pentingnya membangun sense of belonging atau rasa memiliki terhadap Lapas Malang sebagai bagian dari rumah dan keluarga besar Pemasyarakatan. Menurutnya, rasa memiliki harus diwujudkan melalui kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta nama baik dan marwah organisasi. “Kita harus punya rasa memiliki terhadap tempat kita bekerja ini. Anggap Lapas Malang sebagai keluarga besar kita yang harus kita jaga bersama. Kalau ada rasa memiliki, tentu kita akan lebih peduli terhadap keamanan, lebih peka terhadap lingkungan, dan tidak membiarkan sesuatu yang dapat merusak nama baik maupun marwah keluarga besar Lapas Malang,” tegas Sahril.
Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Yuliawan Dwi Nugroho, mengingatkan jajaran untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan awareness dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, kewaspadaan harus dibangun melalui perhatian terhadap berbagai situasi di lapangan, termasuk kondisi sarana dan prasarana pengamanan yang menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban. “Pengawasan harus kita perkuat dan awareness harus terus ditingkatkan. Jangan sampai kita baru memperhatikan ketika terjadi masalah. Kondisi sarana dan prasarana pengamanan juga harus menjadi perhatian bersama. Setiap potensi maupun hal-hal yang tidak sesuai harus segera dikenali, dilaporkan, dan ditindaklanjuti,” ujar Yuliawan.
Kepala Bidang Pembinaan, Agung Sulistyo, menegaskan bahwa pembinaan dan pengamanan harus berjalan selaras sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, pengamanan yang baik akan menciptakan kondisi yang mendukung pelaksanaan pembinaan, sementara pembinaan yang berjalan optimal turut membantu menjaga situasi Lapas tetap kondusif. “Pembinaan dan pengamanan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Keduanya harus saling membantu dan menguatkan. Ketika ada persoalan di lapangan, mari kita komunikasikan dan selesaikan bersama, karena tujuan kita sama, yaitu menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan tetap mendukung proses pembinaan warga binaan,” tutur Agung.
Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Joko Prayitno, mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga nama baik organisasi, Pemasyarakatan, dan khususnya Lapas Kelas I Malang. Ia mengingatkan bahwa setiap sikap dan tindakan petugas merupakan bagian dari wajah institusi yang dapat memengaruhi kepercayaan terhadap organisasi. “Mari kita jaga nama baik organisasi dan Pemasyarakatan, khususnya Lapas Malang. Kita semua adalah bagian dari keluarga besar ini, sehingga apa yang kita lakukan harus mencerminkan integritas dan tanggung jawab. Saling mengingatkan, saling menguatkan, dan mari bersama-sama menjaga marwah Lapas Malang,” pungkas Joko.
Bersama Kemenimipas! Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak!
#ImipasSetahunBergerakBerdampak#inirumahkita#LSIMApastimelayani
#ayoberubah#sorryguebeda
Malang– Pengarahan kembali jajaran pengamanan Lapas Kelas I Malang digelar di Aula Museum Pendjara Lowokwaroe, Jumat (11/9)....
SelengkapnyaKepala Lembaga Pemasyarakan Kelas I Malang
Christo Victor Nixon Toar Beserta Jajaran Mengucapkan
Dirgahayu TNI Angkatan Laut...
SelengkapnyaMalang — Lapas Kelas I Malang melalui jajaran Pembinaan, khususnya Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimpas) dan Registrasi, me...
SelengkapnyaMalang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Malang kembali melaksanakan pelayanan Cek Kesehatan Gra...
SelengkapnyaMalang - Lapas Kelas I Malang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (8/9), sebagai bagian dari pembinaan kepr...
SelengkapnyaMalang - Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, hari ini, Selasa(8/9) menggelar pertemuan bersama Camat Blim...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari