Malang - Lapas Kelas I Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong produktifitas program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pengiriman hasil produksi garmen. Pada hari Jumat(24/04), sebanyak 15.463 sarung sandaran kursi berhasil diproduksi oleh warga binaan dan dikirimkan kepada PT Formosa Indo Sukses. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak berhenti pada program pelatihan namun juga turut berperan dalam lingkaran produksi industri. Warga binaan dilibatkan secara aktif mulai dari tahap awal produksi hingga tahap finishing. Hal ini sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan etos kerja, disiplin, serta tanggung jawab.
Keberhasilan produksi dalam jumlah besar ini tidak lepas dari sistem pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan di Lapas Malang. Bidang Kegiatan Kerja secara konsisten memberikan pelatihan dan pendampingan kepada warga binaan agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan sesuai standar mitra kerja. Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga seperti PT Formosa Indo Sukses menjadi faktor penting dalam membuka peluang kerja nyata bagi warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi program pembinaan kemandirian yang berdampak langsung terhadap kesiapan warga binaan saat kembali ke masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu mandiri secara ekonomi. Hal ini selaras dengan tujuan pemasyarakatan untuk menciptakan individu yang produktif dan berdaya guna.
Kepala bidang Kegiatan Kerja, Asmuri menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar dalam memperkuat pembinaan kemandirian di dalam lapas. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan kemandirian produktif sekaligus memberikan pengalaman serta peran penting dalam dunia kerja kepada warga binaan bahkan sebelum mereka bebas,” ujar beliau. Beliau juga menambahkan bahwa hasil produksi ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan berkontribusi sesuai standar kerja. Menurut beliau, kepercayaan dari mitra kerja harus dijaga dengan kualitas dan konsistensi produksi. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#Lapasmalang
#sorryguebeda#ayoberubah
@christo.toar
Malang - Lapas Kelas I Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong produktifitas program pembinaan kemandirian melalui kegiat...
SelengkapnyaMalang – Lapas Kelas I Malang menggelar kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 y...
SelengkapnyaMalang - Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, didampingi Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Yuliawan...
Selengkapnya
Malang – Dalam rangka pembinaan awal bagi warga binaan, Lapas Kelas I Malang kembali melaksanakan kegiatan Admisi Orientasi (...
SelengkapnyaMalang – Lapas Kelas I Malang terus memperkuat validitas data kependudukan warga binaan melalui kegiatan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) y...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari