Malang – Lapas Kelas I Malang turut ambil bagian dalam kegiatan Pengukuhan Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di Sidoarjo, Rabu pagi (8/4). Dalam kegiatan tersebut, Lapas Malang menugaskan 4 (empat) personel untuk mengikuti prosesi pengukuhan bersama 175 petugas lainnya dari seluruh UPT Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Keikutsertaan ini menjadi bentuk komitmen aktif Lapas Malang dalam mendukung penguatan sistem pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan. Satops Patnal sendiri telah terbentuk di Lapas Malang sejak tahun 2020 dan hingga kini terus menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban, disiplin, serta integritas pelaksanaan tugas. Momentum pengukuhan ini pun dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran tersebut secara berkelanjutan.
Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat melalui rangkaian pembacaan naskah pengukuhan, penyematan atribut, serta peneguhan nilai melalui Tri Santika Daya Saksama. Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah Dirketorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono menegaskan pentingnya peran Satops Patnal sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal. “Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik, serta disiplin pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa petugas yang telah dikukuhkan harus mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, objektif, dan bertanggung jawab. Penguatan ini diharapkan mampu mencegah berbagai potensi pelanggaran serta meningkatkan kualitas tata kelola pemasyarakatan. Dengan demikian, integritas dan profesionalisme dapat terus terjaga di seluruh lini organisasi.
Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat melalui rangkaian pembacaan naskah pengukuhan, penyematan atribut, serta peneguhan nilai melalui Tri Santika Daya Saksama. Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah Dirketorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono menegaskan pentingnya peran Satops Patnal sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal. “Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik, serta disiplin pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa petugas yang telah dikukuhkan harus mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, objektif, dan bertanggung jawab. Penguatan ini diharapkan mampu mencegah berbagai potensi pelanggaran serta meningkatkan kualitas tata kelola pemasyarakatan. Dengan demikian, integritas dan profesionalisme dapat terus terjaga di seluruh lini organisasi.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#Lapasmalang
Malang – Lapas Kelas I Malang turut ambil bagian dalam kegiatan Pengukuhan Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Pa...
SelengkapnyaMalang – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kelas I Malang kembali menggelar kegiatan te...
SelengkapnyaMalang – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kelas I Malang menggelar razia gabungan pada Senin malam (06/05) y...
SelengkapnyaMalang – Lapas Kelas I Malang kembali menggelar tes urine bagi petugas sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pe...
SelengkapnyaKeluarga Besar Lapas Kelas I Malang Mengucapkan
Selamat Hari Paskah 2026
“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsia...
SelengkapnyaMemperingati Jumat Agung, kami segenap jajaran Lapas Kelas I Malang menyampaikan penghormatan atas makna pengorbanan, kasih, dan keteguhan iman yan...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari