Malang – Warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang di Ngajum mengikuti kegiatan pengajian Ramadan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, Minggu (08/03). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada bulan suci Ramadan sebagai upaya memperkuat nilai spiritual di tengah aktivitas pembinaan kemandirian. Pengajian menghadirkan Ustad Abdullah Sanusi yang memberikan tausiah keagamaan kepada para warga binaan. Suasana berlangsung khidmat dengan para jamaah yang mengikuti ceramah dengan penuh perhatian. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi diri bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai keagamaan semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam ceramahnya, Ustad Abdullah Sanusi mengajak para warga binaan untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan. Beliau menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Para warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias mendengarkan pesan-pesan moral dan spiritual yang disampaikan. Kegiatan pengajian ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjalani hidup dengan nilai-nilai kebaikan. Setelah ceramah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti seluruh peserta dengan penuh kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga binaan.
Usai melaksanakan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah di area SAE Ngajum. Suasana religius terasa kental saat para warga binaan melaksanakan ibadah secara bersama-sama. Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menyampaikan bahwa pembinaan spiritual menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan keagamaan selama Ramadan menjadi sarana untuk membangun kesadaran diri serta memperkuat karakter warga binaan. “Kami ingin memastikan bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya sebatas keterampilan kerja, tetapi juga menyentuh aspek spiritual agar warga binaan memiliki bekal moral yang kuat ketika kembali ke masyarakat,” ujar beliau. Dengan pembinaan yang seimbang antara kemandirian dan kepribadian, Lapas Malang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak #Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak #Lapasmalang
Keluarga Besar Lapas Kelas I Malang Mengucapkan
Selamat Ulang Tahun Ke - 59
Irjen. Pol. Drs. Mashudi, Direktur Jenderal Pema...
SelengkapnyaMalang – Warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang di Ngajum mengikuti k...
SelengkapnyaKeluarga Besar Lapas Kelas I Malang Mengucapkan
Selamat Ulang Tahun Ke - 54
Ny. Evi Agus Andrianto
Penasehat Dharma Wa...
SelengkapnyaMalang – Momentum peringatan Nuzulul Quran di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Malang tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjad...
SelengkapnyaMalang – Peringatan Nuzulul Quran di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Malang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Jumat sore (06/03). Kegiatan ya...
SelengkapnyaMalang – Safari Ramadan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di Lapas Kelas I Malang, Rabu (04/03), tidak hanya menjadi aja...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari