Malang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang menggelar kegiatan puncak Perayaan Natal bersama Warga Binaan, Selasa (13/01), yang dilaksanakan di Aula Kunjungan Lapas Kelas I Malang. Kegiatan ini secara khusus turut mengundang keluarga Warga Binaan untuk hadir dan merayakan Natal serta mengikuti ibadah bersama. Perayaan Natal kali ini mengusung tema “Allah Datang Menyelamatkan Keluarga” sebagai refleksi penguatan iman dan ikatan kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Agama, para pastur, serta rohaniawan dari berbagai gereja di Kota Malang. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat sejak awal hingga akhir kegiatan.
Kegiatan perayaan Natal dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Agung Sulistyo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa suka cita melihat Warga Binaan dapat mengikuti ibadah Natal bersama keluarga atau orang-orang terkasih. Menurut beliau, momen kebersamaan ini menjadi gambaran nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani dan emosional. “Kami turut merasakan sukacita dalam acara yang penuh kasih ini, karena keluarga menjadi sumber kekuatan utama bagi Warga Binaan,” ungkap beliau. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi dalam menjalani proses pembinaan.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Pembinaan berpesan agar Warga Binaan terus berbenah diri dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Hal tersebut dinilai penting sebagai bekal perubahan sikap dan perilaku sebelum kembali ke tengah masyarakat. Kehadiran keluarga dalam perayaan Natal ini juga diharapkan mampu memperkuat tekad Warga Binaan untuk menjalani pembinaan secara konsisten. Dengan dukungan keluarga, proses pembinaan di dalam lapas diyakini dapat berjalan lebih optimal. Nilai kasih, pengampunan, dan harapan menjadi pesan utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan perayaan Natal yang melibatkan keluarga Warga Binaan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang kami dorong secara berkelanjutan, karena penguatan spiritual dan peran keluarga sangat penting dalam proses perubahan Warga Binaan,” tegas beliau. Ibadah Natal dipimpin oleh Pdt. Teguh Arianto dari GSJA Ebenhaezer Malang yang menyampaikan khotbah penuh pengharapan dan pemulihan keluarga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan penuh suka cita, mencerminkan semangat pembinaan humanis yang terus dikembangkan di Lapas Kelas I Malang.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#Lapasmalang
Memperingati Jumat Agung, kami segenap jajaran Lapas Kelas I Malang menyampaikan penghormatan atas makna pengorbanan, kasih, dan keteguhan iman yan...
SelengkapnyaMalang – Lapas Kelas I Malang menggelar Ujian Sumatif Akhir Semester Genap Program Pendidikan Kesetaraan Paket C kelas XII be...
SelengkapnyaKeluarga besar L'SIMA mengucapkan, Selamat ulang tahun Dr. Gun Gun Gunawan, A.Md.IP., S.H., M.H. Bapak Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakata...
SelengkapnyaSelamat Hari Jadi ke-112 Kota Malang.Dengan semangat “Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas”, semoga Kota Malang terus maju, berdaya sai...
SelengkapnyaMalang - Lapas Kelas I Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga zero halinar dengan menggagalkan upaya penyelundu...
SelengkapnyaMalang - Rangkaian kegiatan diseminasi penataan lingkungan hidup di SAE L’SIMA Ngajum yang diawali dengan apel dan dilanjutkan penanaman 250 pohon...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari