Malang - Kegiatan budidaya hingga panen melon jenis Golden di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang kembali menunjukkan hasil yang menggembirakan, Selama (9/6). Program pembinaan kemandirian ini dilaksanakan oleh warga binaan di bawah pengawasan dan pendampingan petugas sebagai bagian dari pembinaan keterampilan di bidang pertanian. Sejak tahap penyemaian, penanaman, perawatan hingga panen, warga binaan terlibat aktif dalam setiap proses budidaya. Berbagai kegiatan perawatan seperti penyiraman, pemupukan, pemangkasan, serta pengendalian hama dilakukan secara rutin untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Melalui ketekunan dan kerja sama yang baik, panen melon Golden kali ini menghasilkan kurang lebih 50 kilogram buah dengan kualitas yang baik. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa lahan yang dimanfaatkan secara produktif mampu memberikan manfaat nyata bagi program pembinaan di Lapas Kelas I Malang.
Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu mewujudkan kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas dan Rutan. Pemanfaatan lahan produktif di SAE menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Selain menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomis, program ini juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan kerja yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Dengan demikian, kegiatan budidaya melon tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kompetensi dan pemberdayaan warga binaan.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Malang, Asmuri, menyampaikan bahwa keberhasilan panen melon Golden merupakan hasil dari kerja keras warga binaan dan petugas dalam mengelola lahan pembinaan secara optimal. “Budidaya melon Golden ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang ada di SAE untuk mendukung program kemandirian pangan. Selain menghasilkan panen sekitar 50 kilogram, kegiatan ini juga memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sehingga mereka memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang warga binaan mengaku bangga dapat terlibat dalam proses budidaya hingga panen. “Saya belajar banyak tentang teknik menanam dan merawat melon, mulai dari penyemaian hingga panen. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan menambah keterampilan yang bisa menjadi modal untuk bekerja atau berusaha di bidang pertanian nantinya,” ungkapnya.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak#ayoberubah#sorryguebeda#inirumahkita@christo.toar
Malang – Lapas Kelas I Malang menyerahkan premi kepada 150 warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian, S...
SelengkapnyaMalang - Kegiatan budidaya hingga panen melon jenis Golden di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang kembali...
Selengkapnya

Malang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kodim 0833/Kota Malang, Senin...
SelengkapnyaMalang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menyerahkan piagam penghargaan kepada dua petugas berprestasi saat apel...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari